Ini adalah artikel tentang Cara/ Tips untuk Mengatasi atau mencegah
Bahaya Pemanasan Global (global warming) di indonesia dan dunia secara
menarik dan enak di baca. Mengingat ini permasalahan bukan hanya di
rumah, tapi juga sudah menjadi isu dunia yang semakin hari semakin tidak
pernah selesai, walaupun sudah banyak solusi yang di kerjakan. Apakah
ini sudah menjadi “hukum alam” yang harus terjadi atau memang bisa di
atasi dengan kemampuan teknologi terbaru yang ada.
Entahlah, terlalu
ribet jika terus di
perbincangkan, karena di sekolah, kampus, kantor, pemerintahan, bahkan
partai politik saya yakin sudah memperbicangkan masalah pemanasan
global, tapi apa tindakan konkritnya?
Toh, tetap saja yang
namanya pemasana global terus terjadi dan kita rasakan sampai sekarang.
Bahkan di daerah yang banyak pepohonan pun.
Apatah lagi di
daerah perkotaan yang banyak rumah kaca, atau juga di daerah industri
pabrik, atau juga di daerah yang minim tumbuh hijau pepohonan.
Jika kita
tilik lebih jauh, sebenarnya di mana
sih akar masalahnya? Saya mencoba membahas masalah ini dan berikut ulasannya.
Beberapa poin 6 Cara Ampuh Mengatasi Bahaya Pemanasan Global Dunia.
1. Program menanam pohon
Apakah selama ini gerakan menanam pohon sudah di lakukan? Saya pikir
sudah, kampanye pun sudah di lakukan oleh pemerintah pusat dan daerah,
perusahaan besar pun sudah mengalokasikan dana
Corporate Social Responsibiliy (CSR)-nya untuk menanam pohon.
Tidak sampai di situ saja, banyak gerakan organisasi masyarakat yang
gemar menggalakan menaman pohon, bahkan ada yang dengan suka rela
membagi pohon gratis untuk di tanam setiap rumah.
Lalu, kenapa pemasan global masih ada? Ya banyak sebab, jika
Anda punya jawaban tentang sebab tersebut, silahkan komentar di bawah
ya:).#
Diskusi
Tapi saya tetap sepakat bahwa menanam pohon adalah satu cara untuk
mencegah pemanasan global. Hanya saja, perlu lebih baik lagi dalam
perencanaan dan pelaksanaannya.
2. Kurangi Bangunan Rumah Kaca
Banyaknya bangunan rumah kaca membuat suhu panas bisa meningkat beberapa
derajat celcius.
Oleh sebab itu, harus di kurangi, harus ada kebijakan pemerintah yang
tegas tentang pembangunan gedung-gedung yang mencoba mencakar langit
(walau tida bisa).
Lalu apakah sudah ada kebijakan pemerintah tentang pengurangan
pembangunan gedung atau rumah kaca? Untuk hal in saya tidak ada
mendapatkan, kalau pun ada seperti Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL)
hanya formalitas saja. Ini terbukti dengan terus dan terus tumbuh
gedung-gedung di bangun.
Aspirasi ini harus terus di sampaikan, kalau bisa pemerintah
memberikan denda kepada pengembang properti (developer) yang membangun
rumah tanpa menganalisa tentang dampak lingkungan dalam proyek mereka.
3. Cerdas dalam berkendara
Negara maju sudah banyak yang melakukan hal ini. Budaya berkendara
dengan cerdas sudah di contohkan oleh mereka. Bahkan ada tempat parkir
khusus sepeda yang di tata dengan rapi.
Ya, banyak negara maju menggunakan sepeda untuk berpergian, seperti ke kantor atau ke sekolah.
Sebenarnya, hal tersebut di Indonesia sudah mulai ada geliatnya, tapi
belum mendapat respon yang baik dari pemerintah. Seharunya pemereintah
membuat jalan khusus penaik sepeda, tapi tidak.
Selain itu, transportasi massal juga sebagai berkendara dengan
cerdas, hal ini bisa mengurangi pemanasan global yang timbul karena
kendaraan bermotor yang kita naiki. Dengan menaiki transportasi massal,
maka langkah ini bisa menghemat polusi dan juga bisa meminimalisir
kemacetan.
Tapi jika Anda punya kantor atau sekolah yang bisa di tempuh dengan
berjalan kaki, maka itu lebih baik di lakukan dengan jalan kaki, jangan
malah menaiki mobil. Sama – sama kita ketahui bahwa sebab pemanasan
global karena CO2 yang di keluarkan dari bahan bakar kendaraan bermotor.
4. Hemat Listrik
Listrik juga menjadi faktor dalam menaikan suhu panas. Jika demikian
alangkah bijaknya untuk membiasakan hemat listrik. Seperti di rumah,
ketika siang hari mematikan alat listrik yang tidak digunakan lagi.
Memang harus massal di lakukan, bukan hanya oleh peorangan saja.
Sangat disayangkan masih ditemukan banyaknya lampu jalan yang menyala di
siang hari. Dalam hal ini pemerintah belum menjadi contoh bagi
masyarakat.
Tapi tidak salah jika kita mulai dari diri kita sendiri, keluarga,
tetangga dan seterusnya. Mudah- mudahan generasi masa depan bisa cerdas
dan hemat dalam penggunaaan listrik.
5. Saluran Ventilasi rumah yang cukup
Jika Anda mau mencegah pemansan global masuk kerumah, maka yang Anda
lakukan selain memasang AC, adalah memperbanyak saluran ventilasi di
rumah. Supaya angin bisa masuk kedalam rumah dan memberikan kesejukan.
Dan supaya angin tetap banyak masuk kerumah Anda, maka jangan lupa Anda
menanam pohon di pekarangan rumah Anda.
6. Jangan tebang pohon sembarangan (ilegal loging)
Ini yang masih sulit untuk di lakukan oleh masyarakat kita. Bisa kita lihat setiap tahun berapa
hektar
lahan hutan yang terbakar, sehingga menjadi lahan yang tandus. Tidak
terhitung lagi kerugian negara karena hutan yang habis di bakar oleh
oknum tidak bertanggung jawab. Anda bisa bayangkan butuh berapa lama
untuk menunggu pohon untuk tinggi?
Ya, butuh bertahun – tahun, bahkan puluhan tahun.
Yang anehnya, tindakan
ilegal loging tersebut juga di dukung oleh oknum aparat negara. Jadi para perlaku dengan bebas bertindak perbuatan tidak bermoral itu.
Bagi pohon yang di jalanan banyak hidup segan mati tak mau, karena tidak di rawat dengan baik,
apatah lagi di musim pemilu, banyak pohon yang di paku dengan sembarangan.
Kampanye tentang menolak dan menentang
ilegal loging atau
menolak penebangan pohon sembaranga harus terus di galakkan. Ini demi
kemaslahatan bersama, jangan hanya karena kepentingan seelompok orang,
membuat masalah bagi bangsa dan negara.
Dikutip dari:
http://silontong.com/2014/05/28/6-cara-ampuh-mengatasi-bahaya-pemanasan-global-dunia/